Ledakan Hebat Terjadi di Pabrik Kimia Cilegon, 1 Pekerja Berhasil Dievakuasi dan Dilarikan ke Puskesmas
CILEGON, (TNN) – Sebuah insiden mengerikan terjadi di kawasan industri Kota Cilegon, Banten. Sebuah pabrik kimia milik PT Merak Chemicals Indonesia (MCCI) dilaporkan mengalami ledakan keras pada Senin (25/5/2026) siang. Akibat kejadian tersebut, seorang pekerja harus dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis secepatnya.
Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Azis Setia Ade, membenarkan peristiwa tersebut berdasarkan laporan yang diterima pihaknya. Sementara ini, identitas korban diketahui hanya berinisial DA. Korban adalah petugas perusahaan yang diduga terkena semburan panas atau zat cair saat ledakan terjadi di dalam area pabrik.
"Informasi yang kami terima, ada satu korban bernama inisial DA, petugas dari perusahaan itu. Dia terkena semburan atau apa begitu, dan saat ini sudah dibawa ke Puskesmas untuk dirawat. Sampai saat ini kami belum dapat lanjutannya, apakah dirujuk ke RS atau masih di sana," ungkap Azis saat dikonfirmasi awak media.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi korban DA masih dalam pemantauan tim medis di Puskesmas. Belum ada kepastian apakah korban harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk penanganan lebih lanjut karena dampak yang diterima.
Azis juga menegaskan, berdasarkan pantauan awal di lapangan, tidak ada laporan tambahan mengenai korban luka atau meninggal dunia, baik dari kalangan karyawan maupun warga masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi pabrik. Warga sekitar dikabarkan aman dan tidak ada dampak langsung yang membahayakan.
"Belum ada laporan warga sekitar yang jadi korban. Alhamdulillah aman sejauh ini. Tapi untuk langkah antisipasi, kami sudah menurunkan tim gabungan mulai dari BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Camat, hingga Lurah ke lokasi. Mereka turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi, mengecek keamanan, serta memastikan tidak ada dampak berbahaya atau pencemaran yang mengancam warga," jelasnya lagi.
Pihak berwenang kini sedang melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui secara pasti apa penyebab ledakan tersebut terjadi. Diduga kuat ledakan berawal dari reaksi bahan kimia atau kebocoran pipa di dalam area produksi. Pihak manajemen pabrik juga diminta memberikan keterangan resmi terkait kronologi kejadian ini agar masyarakat mendapatkan kejelasan.
Warga diimbau tetap tenang namun tetap waspada terhadap kemungkinan dampak pasca kejadian. Pantauan terus dilakukan pihak pemerintah daerah agar kegiatan warga di sekitar kawasan industri tidak terganggu dan tetap aman dari bahaya limbah atau zat berbahaya.
(Tim Redaksi TNN – Sumber: Detikcom)



Komentar
Posting Komentar