Presiden Prabowo: Pencak Silat Adalah Panggilan Jiwa dan Warisan Leluhur


JAKARTA, ( TNN) – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa dedikasinya terhadap dunia pencak silat bukanlah sekadar menjalankan tugas organisasi, melainkan sebuah panggilan hidup yang berakar kuat pada tradisi keluarga dan perjalanan karier militernya.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Negara saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Jakarta, Sabtu (11/04/2026). Dalam forum tertinggi organisasi silat tersebut, Presiden berbagi kisah personal mengenai filosofi bela diri asli nusantara tersebut.

Akar Tradisi Keluarga dan Militer
Di hadapan para pengurus dan atlet, Presiden Prabowo mengenang bahwa kecintaannya pada pencak silat merupakan warisan turun-temurun. Ia menyebut peran besar sang kakek sebagai tokoh di balik berdirinya perguruan Setia Hati Terate di Madiun, yang kemudian diteruskan oleh orang tuanya di kepengurusan pusat IPSI.

"Bagi saya, pencak silat adalah suatu panggilan," ujar Presiden Prabowo sebagaimana dikutip dari kanal resmi Sekretariat Presiden.

Selain faktor keluarga, jiwa pendekar Presiden semakin terasah saat meniti karier di Kopassus. Ia mengisahkan kebijakan mendiang Jenderal Mung Parhadimulyo yang mewajibkan seluruh prajurit korps baret merah mendalami aliran Merpati Putih.

Tiga Dekade Pengabdian di IPSI
Rekam jejak Presiden di IPSI terbilang luar biasa dengan total masa bakti mencapai 30 tahun. Beliau merinci perjalanannya mulai dari menjabat sebagai Wakil Ketua Umum selama empat periode, hingga dipercaya memimpin sebagai Ketua Umum dalam lima periode berturut-turut.

"Ini adalah perjalanan panjang yang didorong oleh rasa cinta terhadap budaya bangsa," tambahnya dengan nada penuh kehangatan.

Dukungan Lintas Sektoral
Acara ini menjadi simbol sinergi kuat antara pemerintah, militer, dan sektor korporasi dalam memajukan prestasi pencak silat di kancah global. Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir mendampingi Presiden, di antaranya:

Menteri Luar Negeri: Sugiono

Menteri Pemuda dan Olahraga: Erick Thohir

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi: Brian Yuliarto

Menteri Sekretaris Negara: Prasetyo Hadi

Panglima TNI: Jenderal Agus Subiyanto

Kapolri: Jenderal Listyo Sigit Prabowo

KSAD: Jenderal Maruli Simanjuntak

Kehadiran Ketua Komite Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari, serta para pemimpin BUMN dalam Munas ini mempertegas komitmen nasional untuk terus melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya tak benda yang diakui dunia.

Editor: Teras Nasional News 




Komentar

Berita Terpopuler

Serah Terima Jabatan Korwil/Pengawas SD Kec. Cimanggu Kab. Pandeglang

Pengurus AMS Ucapkan Selamat atas Dilantiknya Kapolri Baru: Siap Sinergi Jaga Kamtibmas

Tasyakuran Laut Sidamukti-Panimbang Dihadiri Gubernur Banten

Speedboat Hilang Kontak di Selat Sunda, Delapan Orang Termasuk Jurnalis Belum Ditemukan

Usep Pauji Muchlis S.Pd Terpilih Ketua PGRI Ranting Gugus Jembar Priode 2025–2030 Tahun 2026

Kelompok Kerja Guru (KKG)
Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Gugus Jembar Cimanggu
Korwil Disdikpora Kecamatan Cimanggu

KKG Gugus Ciburial, Langkah Nyata Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Kecamatan Cimanggu