Akses Panimbang–Citerup Terputus di Tiga Titik, Pengendara Diimbau Cari Jalur Alternatif


PANDEGLANG (TNN) – Akses utama yang menghubungkan Panimbang dan Citerup lumpuh total pada Kamis (9/4/2026) siang. Curah hujan ekstrem memicu luapan sungai yang merendam badan jalan, menyebabkan ratusan kendaraan terjebak dalam antrean panjang.

Tiga Titik Putus Total
Berdasarkan laporan di lapangan, air mulai menggenangi jalan sekitar pukul 13.00 WIB. Saat ini, terdapat tiga titik krusial yang sama sekali tidak bisa ditembus oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, yakni:

Ciheru

Simpang Tiga Ciseukeut

Area Depan Gerbang Tol Panimbang

Ketinggian air dilaporkan mencapai 50 cm hingga 1 meter. Kondisi ini dipicu oleh meluapnya Sungai Ciliman, Sungai Ciseukeut, dan Sungai Cilantak yang tidak mampu menampung debit hujan kiriman.

Imbauan bagi Pengendara
Kapolsek Panimbang, AKP Ugum, mengonfirmasi bahwa personel kepolisian terus bersiaga di lokasi. Ia meminta warga tidak nekat menerobos banjir, terutama di wilayah Ciheru yang genangannya masih sangat dalam.

"Kami mengimbau para pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan. Di titik Ciheru, ketinggian air masih berkisar 50 sentimeter," tegas AKP Ugum.

Senada dengan H. Ending Komarudin, seorang pengguna jalan yang ikut tertahan, menyarankan para pengendara untuk segera mencari jalur alternatif jika tidak ingin terjebak lebih lama.

Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di jalur tersebut masih mengalami kelumpuhan total sembari menunggu debit air menyusut.

Penulis: Ahmad Ruskanda 
Editor: Jefri Ireng 






Komentar

Berita Terpopuler

Ledakan Dahsyat SPBE di Cimuning Bekasi, Belasan Orang Luka-Luka dan Puluhan Rumah Terdampak

Pemerintah Putuskan Harga BBM Tidak Naik Per April 2026, Simak Rinciannya

Pemerintah targetkan pembatasan BBM subsidi rampung Mei, harga tiket pesawat mulai melambung

Sambut Aspirasi Warga, PLN ULP Labuan Geser Tiang Listrik di Akses Sekolah dan Masjid Cimanggu

GWI Desak Pemkab Pandeglang Usut Dugaan Rangkap Jabatan ASN dan PPPK di BPD

DETIK-DETIK MENCEKAM: Plafon RSUD Berkah Pandeglang Ambruk, Pasien Berhamburan Selamatkan Diri!