Kronologis Lengkap Kasus Viral Injak Al-Qur'an di Lebak Banten


LEBAK, (Teras Nasional News) – Kasus dugaan penistaan agama yang mengguncang wilayah Banten Selatan kini memasuki babak baru. Pihak Kepolisian Resor (Polres) Lebak telah mengambil alih sepenuhnya penanganan perkara aksi menginjak kitab suci Al-Qur'an yang melibatkan seorang oknum pemilik usaha salon di wilayah Malingping.

Guna menghindari simpang siur informasi, berikut adalah kronologi detail hasil himpunan data tim redaksi di lapangan:

Awal Mula Insiden (Kamis Malam, 9 April 2026)

Peristiwa bermula di sebuah usaha salon kecantikan di Kecamatan Malingping. Terduga pelaku (Oknum pemilik salon) kehilangan sejumlah barang dan menuduh salah satu karyawannya sebagai pelaku pencurian. Karena korban terus mengelak, terduga pelaku kemudian mengambil sebuah mushaf Al-Qur'an dan memaksa korban untuk bersumpah dengan cara yang melampaui batas, yakni menginjak kitab suci tersebut sebagai bukti kejujuran.

Viralitas Video (Jumat, 10 April 2026) 

Aksi tersebut ternyata sempat direkam oleh salah satu orang di lokasi. Video berdurasi singkat itu kemudian tersebar luas di grup WhatsApp warga dan platform media sosial lainnya pada Jumat pagi. Video ini memicu gelombang kemarahan massa yang merasa tersinggung dengan perlakuan terhadap simbol suci agama Islam tersebut.

Pengamanan Terduga Pelaku (Jumat Malam, 10 April 2026)

Merespons situasi yang memanas, personel dari Polsek Malingping bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Untuk menghindari aksi main hakim sendiri oleh massa yang mulai berkumpul, terduga pelaku langsung diamankan ke Mapolsek, sebelum akhirnya dievakuasi ke Mapolres Lebak demi alasan keamanan dan penyidikan lebih lanjut.

Perkembangan Penyidikan (Sabtu, 11 April 2026)

Sepanjang hari Sabtu kemarin, penyidik Satreskrim Polres Lebak telah memeriksa sedikitnya lima orang saksi, termasuk korban pemaksaan, saksi mata di lokasi, dan ahli ITE terkait penyebaran video tersebut. Pihak kepolisian juga melakukan koordinasi intensif dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak untuk mendapatkan pandangan secara agama.

Status Terkini (Minggu Pagi, 12 April 2026)

Hingga pagi ini, Minggu (12/04), terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif. Berdasarkan informasi internal kepolisian, status perkara telah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan.

Barang Bukti: Polisi telah mengamankan satu buah mushaf Al-Qur'an yang diduga menjadi objek penistaan dan ponsel yang digunakan untuk merekam kejadian.

Kondisi Lapangan: Situasi di Malingping dilaporkan sangat kondusif setelah tokoh agama dan jajaran kepolisian melakukan sosialisasi agar masyarakat tidak terprovokasi.

Editor: Terasnasionalnews 



Komentar

Berita Terpopuler

Ledakan Dahsyat SPBE di Cimuning Bekasi, Belasan Orang Luka-Luka dan Puluhan Rumah Terdampak

Pemerintah Putuskan Harga BBM Tidak Naik Per April 2026, Simak Rinciannya

Pemerintah targetkan pembatasan BBM subsidi rampung Mei, harga tiket pesawat mulai melambung

Menuju Sekolah Berujung Celaka, Guru Terjatuh di Jalan Licin Desa Pada Suka

Sambut Aspirasi Warga, PLN ULP Labuan Geser Tiang Listrik di Akses Sekolah dan Masjid Cimanggu

DETIK-DETIK MENCEKAM: Plafon RSUD Berkah Pandeglang Ambruk, Pasien Berhamburan Selamatkan Diri!